Wisata Air Panas Brumbung Jadi Wisata Alternatif di Lamongan

Gapura masuk Wisata Pemandian Jalasundra Mbrumbung atau dikenal Mbrumbun di Desa Kranji, Kecamatan Paciran (dok/bas)

Paciran - Apabila berbicara mengenai tempat wisata di Kabupaten Lamongan, pasti tidak jauh dari wisata religi ke makam Sunan Drajat di Desa Drajat, Kecamatan Paciran atau plesir ke Wisata Bahari Lamongan yang berlokasi di jalan Raya Paciran.

Padahal, ada tempat wisata lainnya yang sama-sama berada di Kecamatan Paciran, yakni Wisata Pemandian Jalasundra Mbrumbung (PJM). Wisata ini menawarkan sensasi mandi air panas alami yang bersumber langsung dari alam. 

Suasan kolam di Mbrumbun. Kondisi air yang jernis menjadikan pengunjung betah berlama-lama di lokasi wisata (dok/bas)
 

Mbrumbung berlokasi di Dusun Tepanas, Desa Kranji. Tepatnya, berada di sebelah kiri Jalan Raya Sukodadi-Paciran (Drajat), sekitar 1 km sebelum wisata religi makam Sunan Drajat. Berjarak sekitar 20 km dari Desa Kediren, lokasi wisata ini bisa ditempuh hanya sekitar 30 menit perjalanan dengan menggunakan sepeda motor / mobil.

Wisata air panas yang dikenal dengan nama Mbrumbun ini memiliki 4 kolam utama. Ada satu kolam berukuran 10x5 meter dan satu kolam berbentuk lingkaran untuk anak-anak dengan diameter 3,5 meter. Keduanya menggunakan air biasa (tidak panas). Sedangkan untuk pemandian air panas, ada dua kolam masing-masing berukuran 7x2 meter, terpisah antara pengunjung laik-laki dan perempuan.

Suasana di pemandian air panas Mbrumbun. Tampak seorang pengunjung bersama anggota keluarganya menikmati pancuran air panas alami (dok/bas)

Selain membuat tubuh fit dan fresh, wisata ini juga tidak menjadikan kantong jebol karena harga tiket masuknya sangat terjangkau. "Tiketnya murah. Yaa, main ke sini aja," kata Ani Susanti, warga Desa Kediren RT 04/02. Pengelola wisata menetapkan tarif masuk Rp5.000,- per orang, sedangkan tarif parkir kendaraan Rp3.000,- untuk sepeda motor dan Rp5.000,- untuk mobil.

Pengalaman serupa juga disampaikan pengunjung yang lain. "Seneng ndok kene. Gak perlu wisata adoh-adoh," kata Ary Dewi, warga Desa Kediren RT 01/01 saat berada di lokasi wisata, Minggu (01/03/2020). Menurutnya, dengan jarak lokasi wisata yang tidak terlalu jauh dan tarif masuk yang terjangkau, Mbrumbun bisa menjadi wisata alternatif di Kabupaten Lamongan. [bas]

Kontributor Bassorich
Editor Tim Redaksi
Lebih baru Lebih lama