Penyuluhan Pengendalian Hama oleh BPP Kalitengah

Para petani hadir dalam kegiatan penyuluhan pengendalian hama di balai Desa Kediren (dok/krt)

Kediren - Setiap memasuki masa tanam padi tiba, para petani sering kali merasa khawatir. Salah satu penyebabnya adalah penyebaran hama atau organisme pengganggu tanaman (OPT) yang tidak terkendali. Oleh karena itu, sebagai antisipasi, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kalitengah mengadakan penyuluhan kepada para petani di Desa Kediren.

Penyuluhan yang digagas bersama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Mulyo Desa Kediren ini dilaksanakan pada Senin (25/10/2021) malam. Berlokasi di balai Desa Kediren, penyuluhan ini diikuti oleh sekitar 70 orang perwakilan petani. Tampak hadir pula di lokasi Drs. Sudja'i (Kepala Desa Kediren)para perangkat desa, Ir. H. Mulkan, M.M. (Camat Kalitengah), dan Kartono, S.T.P. (penyuluh BPP Kecamatan Kalitengah).

"Ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap menjelang musim tanam dalam upaya pengamanan produksi padi, agar tidak terkena serangan hama dan penyakit sehingga panennya berhasil," kata Mujahidin, pengurus Gapoktan Sumber Mulyo Desa Kediren.

Pertemuan kali ini dikhususkan pada pengendalian penyebaran hama tikus melalui metode pengumpanan. "Dilakukan dengan menggunakan racun atau rodentisida yang dicampur dengan beras dan pakan ternak. Dengan adanya pengumpanan ini, diharapkan tanaman padi aman dari serangan hama tikus," terang Mujahidin.

Drs. Sudja'i, Kepala Desa Kedirenmengapresiasi kegiatan pengendalian OPT yang dilakukan oleh Gapoktan Sumber Mulyo bersama dengan BPP Kecamatan Kalitengah. Beliau menambahkan, Pemerintah Desa akan memfasilitasi kebutuhan petani, antara lain dengan membangun rumah burung hantu.

Pemaparan materi pengendalian hama tikus oleh penyuluh BPP Kecamatan Kalitengah (dok/krt)

Pada pemaparan materi penyuluhan tersebut dijabarkan mengenai tahap-tahap pengendalian tikus. Dimulai dengan pengamatan lapangan, kemudian dilakukan pengendalian tikus dengan metode pengumpanan secara massal sebelum proses tanam, pengemposan di lubang tikus, serta pengendalian secara alami menggunakan musuh alami tikus, yaitu burung hantu.

Kartono, S.T.P. selaku penyuluh BPP Kecamatan Kalitengah menyatakan bahwa dirinya siap mendampingi para petani dalam upaya meningkatkan kapasitas petani dan kelompok tani. "Alhamdulillah, petani kompak, mau diajak untuk maju bersama dalam rangka pengamanan produksi padi di Desa Kediren," pungkasnya. [krt/bas]

Kontributor Kartono Sugihwaras
Editor Tim Redaksi
Lebih baru Lebih lama