Musim Kemarau Tiba, Saatnya Bangun Parit di Lingkungan RT

Proses pembangunan parit di belakang rumah warga Desa Kediren RT 04/02. Tampak parit dalam tahap pembangunan sebelum finishing (dok/hd)

Kediren - Pembangunan parit atau selokan pembuangan air limbah dari rumah tangga menjadi salah satu giat rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kediren setiap tahun. Pembangunannya dilakukan dengan membuat parit beton dari campuran limestone (batu pedel) besar, pasir, dan semen.

Untuk mewujudkan lingkungan yang asri dan bersih serta dukungannya terhadap pemeliharaan lingkungan, Pemerintah Desa Kediren sejak beberapa tahun terakhir telah menganggarkan dana untuk pembangunan parit di belakang rumah warga.

Minggu (28/05/2023) tampak beberapa pekerja melakukan pembangunan parit di lingkungan RT 04/02. Parit dibangun dua sisi (kiri-kanan) dengan panjang 70 meter per jalur, tinggi 70 cm dari permukaan galian, dan tebal bagian atas 30 cm. Mengingat RT 04/02 memiliki 4 jalur parit di belakang rumah warga, maka total pembangunannya mencapai 280 meter.

Kegiatan ini hanya dilakukan pada musim kemarau, karena curah hujan yang tinggi pada mangsa rendheng dikhawatirkan mempengaruhi proses dan hasil pembangunan parit. "Sistem urutannya diundi tiap RT. Jadi tidak bisa request RT mana yang didahulukan," kata Nur Huda, Kaur Keuangan Desa Kediren.

Para pekerja menyiapkan adonan beton saat proses pembangunan parit di belakang rumah warga Desa Kediren RT 04/02 (dok/hd)

Pembangunan parit dilakukan secara swakelola dengan melibat 12 pekerja. Mereka merupakan warga Desa Kediren yang sudah terampil dalam pertukangan. Dengan pekerja yang kompeten, pembangunan parit ini ditargetkan selesai pada akhir Juni 2023.

Warga menyambut dengan sangat baik proses pembangunan parit di lingkungannya. "Alhamdulillah, ndok kene wes digarap," kata Mardjuwah, warga RT 04/02. Bahkan, sebagai apresiasi, sebagian warga secara suka rela menyediakan jajanan dan minuman untuk para pekerja setiap hari. [hd/bas]

Kontributor Moh. Nur Huda / Bassorich
Editor Tim Redaksi
Lebih baru Lebih lama